Jika hati ini menangis, tak perlulah wajah tampak rusuh.
Pendengar setia terkadang menangis.
Ia nya hanya bisa mendengar.
Terkadang ia nya ingin bicara, tak bisa.
Hati penat mendengar dan mulut tak kunjung berbicara.
Jika mulut bicara, sakit pastilah mengena mereka.
Jika hati menangis, taukah mereka-mereka? ...
Ia nya hanya ingin di tengah, tak mengena ke mana-mana.
Sadarkah mereka-mereka ...
yang menjaadi pendengar setia harus tahan banting jika ada yg bilang ga netral. Padahal, maunya selalu memihak yg bercerita. Jadi maaf jk saya hanya bisa jadi pendengar
BalasHapus